Tentang Buku

Selamat Jumat semuanya. Hehe, ini penyakit yang udah kuderita dari dulu. Ga konsisten, gabisa ngelakuin hal rutin. Bolong lagih ngisi blognyahhhh.
Baru baru ini aku namatin baca The Road to Allah. Semacam buku panduan islam. Nothing to say about this book ^^. Lagi doyan baca buku seminggu belakangan, alhasil, dus dus buku yang udah rapi dibongkar lagi. Yang kurekomendasikan dari tumpukan buku lawas di rumah ya Atheis sama Robohnya Surau Kami.
Paling pas sih baca Harimau, Harimau di bulan puasa kaya gini. Di situ scene uwak haji banyak muncul hahaha. Dan yak, sampai detik ini aku masih mencari sebuah cerpen tulisan Putu Wijya (atau A. Y Mawaris?) dengan tokoh utama bernama Merdeka. Ada yang tau?
Juga masih menunggu kiriman buku. Pesan lewat internet, mogamoga cepat dateng. 😀
hm.. kemarin kakak menanyakan tentang keseriusanku dalam nyari kerja. Well, di kota kecil seperti Sampit, Radio Announcer bukanlah profesi yang bisa dijadikan gantungan hidup. Bukan bermaksud mengecilkan makna profesinya..
Ga kerasa, udah dua bulan sejak aku memutuskan berhenti bekerja. Saat ini aku masih merasa nyaman dengan zona ‘menjadi penyiar’. Aku bisa santai, bangun siang, pekerjaan yang tidak seperti bekerja.
Ah entah, liat nanti. Recent news adalah kesehatan kakek mulai menurun. Beliau memang sudah uzur, semoga dikuatkan. Aku masih ingin melewatkan pagi lebaran dengan mencium tangan beliau. 🙂
Well, enough for today. Lanjut siaran dulu ^^

Gel Well, Kek..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s