Seringai di Java Rocking Land 2010

Saya sempat guling guling sebel lantaran ga bisa ngakses JRL streaming via internet seperti taun lalu. Ditambah dengan serunya kawan kawan twitter ngobrolin hal ini, saya makin iri. Konsepnya sama aja kali ya, kayak taun taun sebelumnya. Digeber tiga hari tiga malam, dengan deretan nama band keras, dan dengan tiket seharga satu hektar tanah di kampung saya.

Seringai, saya sedari dulu suka kagum dengan pergerakan yang dilakukan band ini. Terutama Arian13, sang vokal. Di twitter, @aparatmati saya sering menemukan kalimat kalimat satir yang dilontarkan oleh pria berkacamata ini (terakhir yang saya dengar mereka dipanggil polisi lantaran menerbitkan kaos)

Well, meski menurut saya pribadi, kadang protes sosial yang mereka lakukan (saya ga tau nih, suara suara vokal itu dilontarkan Arian sebagai persona atau Arian sebagai lead Seringai) sedikit berlebihan. Misal, ketika tampil di Java Rocking Land, sebagai orasi Arian menyebut nyebut Tifatul Sembiring sebagai ‘abege’ lantaran si menteri itu doyan maen twitter.

Dan menyebut partai keadilan sejahtera (PKS) sucks, kemudian menyebut partai itu berorientasi pada Arab de el el. Juga ucapannya untuk memaknai kasus Playboy. Pengertian pornografi yang ia maksud mengacu ke pengertian pornografi barat.

Entah, sayapun masih gamang menyikapi pornografi di Indonesia. (Oh ya, sekedar ngasi tau, sekarang lagi musimnya produksi film sampah di indonesia. berkedok horor, isinya mesum. Herannya, bisa lolos lembaga sensor).

Overall, dibalik orasi yang menurut saya hanya mengumbar kata kata heboh itu, Arian sangat attractive. Saya mulai mengikuti kiprah band rock asal Jakarta itu sejak mendengar album Serigala Militia. Lagu berhenti di 15 nampaknya susah ilang dari kepala saya.

Yang terakhir, rilis di taun 2004, judulnya High Oktane Rock kalo ga salah. Saya cuma download beberapa lagu di album ini. Maap sudah nge-hi jack lagunya yah, di Sampit gada yang jual kasetnya -_-

Citra Natural menjadi andalan saya di album itu. Bahwa ada semacam pencitraan media terhadap sosok ‘perempuan seharusnya’. Yang cantik adalah yang kurus, kulit putih mulus dan rambut lurus panjang. Setuju, perempuan cantik tidak harus mengikuti citra media. (saya emosi, soalnya saya gendut, kulit gosong belang belang dan keriting kruwel kruwel sejak lahir) 😀

Oh ya, ini dia penampilan Seringai di JRL 2010. Dengan lagu Tifatulnya. However, I still love you, Arian. And also Tifatul 😛

//www.youtube.com/get_player

Orasinya kagak nahan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s