Ke-Benar-an

Betapa sulitnya kebenaran tegak di negeri ini
Pemimpin pemimpin lalim silih berganti
Berserabut menutupi
Lalim pemimpin sebelumnya

Betapa sulitnya mencari pembenaran di negeri ini
Atas tangis para ibu yang kehilangan anak lelakinya
Atas tangis para istri yang ditinggal mati suami

Betapa sulitnya sampaikan kebenaran di negeri ini
Terlampau lama tuli, terlampau lama mengidap penyakit hati
Dengus mendengus, ludah meludah pada onggokan kalimat kebenaran, dikebiri

Betapa sulitnya menjadi benar di negeri ini
Terpapar peluru
Tertikam sangkur tak bertuan
Tercekat racun

Mati

Rusnani Anwar, dalam sebuah resah atas ketiadaan adil
dalam peringatan kematian Munir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s