Medan Perang Terasa Menjemukan

Ada kalanya, ketika kematian menjadi semacam lelucon.

Mayat mayat tak bernyawa menjadi semacam mainan.

Ada kalanya, kematian menjadi semacam guyon

Beberapa mengencingi malaikat maut

Padanya ditunjukkan seringai kebal senjata

Ada kalanya, tubuh tubuh kaku berserak

Lemas dan perlahan disetubuhi

Tertawa tawa, meningkahi sorai bersenjata

Pesing desing mesin Jepang

Gagahi langit subuh buta

Pun terdengar juga, sayup adzan

Mayat mayat tak bernyawa

Dicabik dan disayat

Dimakan

Kadang kala jemu menunggu

Mayat mayat bercelana jeans

Didandani dengan segumpal ilalang kering

Atau cemoreng arang

Mayat mayat busuk tunarupa

Dibuang

Atau ditinggalkan

Kala serdadu beranjak, meninggalkan lokasi perang

Mencari cari (lagi)

Mayat mayat bercelana jeans yang bisa

Dijadikan mainan

Siang memanggang

Medan perang terasa begitu menjemukan

Rusnani Anwar, dalam candu film Atonement, Kiera Knightly.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s