Menelanjangi Keterlajangan

aku benci merasa lelah.
rasa lelah, kerap membawaku ke dalam diam.

aku benci diam.
diam membawaku ke dalam perenungan.

aku benci merenung.
merenung membuatku mengenang masa lalu.

aku benci masa lalu.
ia menghalangiku untuk maju.

see, lagi-lagi aku menulis dengan ceracau ga jelas..
ini efek bisa internetan kayaknya.
dulu, semua uneg2 tertumpah ke binder dan pojok kamar.
yang tahu cuma aku, tuhan dan cicak yang gemar melintas di dinding hitam itu.

ini sebabnya aku benci santai.
aku benci sendirian.

ketika tidak banyak yang bisa kukerjakan, ketika terjebak dalam diam dan sepi,
aku bakal meniti jejak masa lalu, merunutnya satu per satu.

Sampai akhirnya aku lelah,
Lalu memutuskan untuk tidur, melanjutkan khayal akanmu di dunia mimpi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s