Ied Mubarak

Dua mnggu belakangan bulan puasa saya diisi dengan satu dua pekerjaan yang mengharuskan saya untuk bertemu dengan banyak orang. Saya, sedikit banyak bisa semacam ‘belajar’ dari sana. Karakter manusia saat dihadapkan dengan konteks ketidaktahuan, sifat asli setiap orang yang keluar saat berada di posisi tidak nyaman, dan kesabaran.

Entah lantaran jam kerja yang nyaris 20 jam setiap harinya dan kerja keras yang betul betul keras, (saya sebenarnya ingin menambahkan ‘apalagi saya berpuasa’ dalam klausa di atas. Tapi saya ga secemen itu, menjual ibadah sebagai alasan dan kambing hitam). Kedua premis itu membuat saya agak kesulitan untuk menahan diri tidak memposting sesuatu terkait event ini.

Saya, baru sadar kalau ternyata saya mampu bekerja sekeras itu. Well, tentu tidak bisa disampirkan dengan pekerja pekerja lain seperti dalam iklan laki ga minum rasa rasa itu sih 😀 tapi dengan konsiderasi bahwa saya adalah gumpalan lemak pemalas yang hanya bergerak saat benar benar diperlukan, saya seperti bangga dengan diri sendiri.

Itu, ditambah kenyataan bahwa eventnya sukses sih.

Eniwei, besok sudah lebaran. Saya saat ini tengah di radio, menyelesaikan beberapa sisa pekerjaan. Semoga lebaran tahun ini (beberapa kalimat selanjutnya akan terdengar super corny) menjadi lebaran yang penuh berkah, makna dan rasa nyaman bagi semua orang. Terutama diri saya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s