Rumah

Selama ini, saya hanya punya satu jawaban saat siapapun menanyakan saya bekerja di mana di Jakarta, sebagai apa. Saya bekerja di rumah produksi film, sebagai publicist. Dan ini akan menuai pertanyaan lain, publicist itu apa. Maka untuk alasan malas menjelaskan, saya selalu menyebutkan bahwa saya bekerja di rumah produksi film dan di sana jadi penulis.

Dan di sanalah saya tujuh bulan terakhir. Sebuah production house bernama Picklock Productions. Kantor hangat yang tidak hanya menjadi tempat bekerja untuk saya, namun juga rumah 🙂 literally, selama Juni saya benar benar menjadikan kantor sebagai rumah. Dalam artian tinggal di sana 😛
Dalam beberapa post terakhir saya rasanya sudah cukup menumpahkan kegelisahan saya terkait Jakarta dan rasa sepi yang terlampau sepi saat jauh dari rumah. Hingga akhirnya saya pulang dan berhenti bekerja di sana, 30 Juni kemarin. Belum saatnya, atau memang sudah masanya, entahlah. Saya tidak berani membuat pembenaran karena saya tau betul, yang saya lakukan adalah salah dan merugikan orang lain. Atau sekurang kurangnya, merepotkan orang lain.
Jakarta dan Picklock Productions sudah menjadi tempat yang menyenangkan untuk saya. Saatnya melanjutkan hiduo dan membuat halaman halaman baru. Untuk sementara, bertahan di Sampit dulu. Tidak banyak yang berubah dari saya. Saya tetaplah nani. Hanya saja, segala keskeptisan atas Sampit kini berubah. Tempat ini menyenangkan jika saya memandangnya dengan kacamata kesenangan. Sekarang kita coba lagi, Nan 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s