Review : Zine Sampit Bernama Late For School

Jadi begini, saya sesungguhnya berniat buat kalem dan mereview zine ini seanggun mungkin. Namun maafkanlah, saya jejeritan -tertahan- dari dalam kubikal tempat segala kemuliaan internet berasal berkat 7 halaman zine ini. Late For School saya terima tadi malam, edisi kedua. Terkutuklah yang membuat saya tak lagi mampu mendeteksi perkembangan perindiean Sampit. Terlepas dari itu, zine ini mengingatkan saya pada dua zine favorit saya saat ini; Apokalips dan Paperzine.
Edisi Pertama Late For School

Apalagi kalau bukan rentetan kalimat anti-kapitalis, profil Homicide dan gaya bahasa Late For School yang mengingatkan saya pada dua zine di atas. Meski baru dua edisi, senang rasanya bisa membaca tulisan tulisan seperti ini dengan lingkup bahasan yang lebih lokal. Seperti kondisi jalanan Bagendang, misalnya. Atau sekutip dua kutip kalimat berbahasa Sampit serta review musik mereka yang cukup menarik.

Zine ini layak mendapat wadah dan kesempatan untuk diterbitkan secara fisik. Follow twitter mereka di download .pdf nya di sini (edisi #1) dan (edisi #2) serta mari bersama sama berdoa agar zine ini panjang umur!

2 thoughts on “Review : Zine Sampit Bernama Late For School

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s